Monday, April 25, 2016

Diajak Salat, Tahunya Seorang Janda Ditipu Pengangguran Mengaku PNS


HELLO NEWS - Rizal Siregar (42), seorang pengangguran yang tinggal di Kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, dibekuk jajaran Unit Reskrim Polsek Pademangan, Minggu (24/4/2016) sore. 

Ia berhasil memperdaya seorang wanita via facebook Erni Dwi Lestari (25) dan menggasak harta bendanya. 

Rizal mengaku seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada teman kenalannya tersebut di dunia maya. 

Rizal dengan pakaian narapidana birunya pun sibuk menutup wajahnya dengan topeng, agar tak tersorot kamera media massa. 

Saat diwawancarai, Rizal mengaku baru satu kali melakukan tindak pidana penipuan via media sosial tersebut. 

"Kalau kenalan sih banyak, tapi kalau melakukan penipuan ya baru satu kali aja bang. Kenalan paling via facebook, dan kalau berhasil mau diajak jalan-jalan, ya jalan-jalan aja ke Ancol," katanya. 

Ia juga mengaku menggasak harta benda milik kenalan wanitanya untuk mencari pekerjaan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. 

"Buat bayar kontrakan Rp 800 ribu sama kebutuhan sehari-hari aja. Saya juga belum kerja-kerja lima tahun lebih," katanya. 

Lantaran enggan menanggapi serbuan pertanyaan awak media, Kompol Andi Baso Rahman, selaku Kapolsek Pademangan menjelaskan, kejadian berawal saat korban mendapat pesan singkat via facebook dari pelaku. 

Korban kala itu diajak jalan-jalan ke Taman Impian Jaya Ancol, dengan modus ingin mencari jodoh. 

"Pelaku yang berhasil menipu daya korbannya berstatus janda beranak satu itu, menyanggupi ajakan pelaku," katanya. 

Korban dan pelaku pun bertemu, dimana korban dijemput mobil yang disewa dari rental oleh pelaku. 

"Di dalam mobil, pelaku ini mengaku-ngaku seorang PNS dari Pemerintah Daerah (Pemda), ya enggak tahu deh Pemda mana nih ngakunya," ucap Andi di Polsek Pademangan, Senin (25/4/2016). 

Korban diajak ke Ancol pelaku, Jumat (15/4/2016) sore. 

Setibanya di Ancol, kata Andi, pelaku mengajak korbannya untuk salat di sebuah Mushola yang berada di Ancol. 

Korban yang mengenakan perhiasan seperti kalung dan cincin emas putih ini pun diminta pelaku untuk ditaruh di dalam mobil, dengan alasan agar tidak hilang. 

Korban pun manut dan menaruh harta bendanya di dalam tas yang dibawanya. 

"Korban menaruh harta benda yang dibawanya di dalam tas. Barang-barang itu dua buah gelang emas, satu untai kalung emas, tiga cincin emas, dua handphone. Barang-barang yang dimasukkan ke dalam tas pun dibiarkan disimpan di dalam mobil yang dibawa pelaku oleh korban," kata Andi. 

Pelaku, lanjut Andi, bersama korban pun menjalani ibadah shalat. 

Kala korban shalat, pelaku ternyata tidak menjalankan ibadahnya, justru berlari ke arah mobilnya Daihatsu Xenia hitam B-1073 WKP. 

"Mengetahui pelaku melarikan diri dan merasa ditipu, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pademangan," katanya. 

Minggu (24/4/2016), pelaku berhasil ditangkap. 

Polisi menelusuri pelaku sesuai keterangan dan ciri-ciri pelaku yang dilaporkan korban. 

"Pelaku tak berdaya saat dibekuk di sebuah kontrakannya di Kawasan Ancol. Keterangan tersangka sementara, butuh uang untuk mencari pekerjaan," kata Andi.

No comments:

Post a Comment